Perancangan Animasi Iklan Layanan Masyarakat: Pencegahan Malaria di Kota Jayapura

Authors

  • Lukas Alexsander Kayoi Institut Seni Budaya Indonesia Tanah Papua
  • Syafiuddin Syafiuddin Institut Seni Budaya Indonesia Tanah Papua
  • Tindia Febriyati Institut Seni Budaya Indonesia Tanah Papua

Keywords:

Animasi, Iklan Layanan Masyarakat, Kota Jayapura, Malaria, Pencegahan

Abstract

Malaria hingga kini masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat utama di Kota Jayapura. Tingginya angka penularan dipengaruhi oleh faktor lingkungan, kondisi geografis, serta rendahnya kesadaran masyarakat mengenai langkah pencegahan. Upaya edukasi kesehatan perlu dilakukan secara inovatif agar pesan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan merancang iklan layanan masyarakat berbentuk animasi dua dimensi yang difokuskan pada penyampaian pesan pencegahan malaria secara komunikatif, menarik, dan mudah dipahami. Metode yang digunakan adalah pendekatan Research and Development (R&D) atau penelitian dan pengembangan adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan suatu produk tertentu, kemudian menguji keefektifan produk tersebut agar layak digunakan. dengan beberapa tahapan seperti pra-produksi, produksi, dan pascaproduksi. Desain pesan serta visualisasi animasi disesuaikan dengan konteks sosial budaya masyarakat lokal sehingga lebih relevan dan mudah diterima. Hasil yang diharapkan dari pengembangan media ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai malaria serta terbentuknya perilaku pencegahan, seperti penggunaan kelambu, menjaga kebersihan lingkungan, dan mengurangi genangan air. Media animasi dipilih karena terbukti efektif sebagai alat komunikasi visual, mampu menarik perhatian, serta meningkatkan daya ingat audiens terhadap pesan kesehatan yang disampaikan. Melalui rancangan animasi ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran kolektif masyarakat Kota Jayapura untuk bersama-sama menekan angka penyebaran malaria, sekaligus menjadi strategi promosi kesehatan yang inovatif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di daerah endemis.

Downloads

Published

2025-11-17

Issue

Section

Articles