Bazar Asta Kaharsa: Peningkatan Kesadaran Pengelolaan Keuangan dan Taraf Ekonomi Masyarakat Akibat Pinjaman Online
Abstract
Banyak masyarakat yang terjebak pada kredit tanpa agunan, terutama pinjaman online (pinjol). Hal ini diperparah dengan kurangnya analisis kreditur terhadap kemampuan bayar debitur, sehingga banyak debitur, terutama dari kelas ekonomi bawah yang tidak mampu untuk melunasi pinjaman tersebut. Selain itu, ketika sudah mendapatkan pinjaman, kemampuan masyarakat dalam mengolah keuangan yang didapat hanya untuk kebutuhan konsumsi, tidak digunakan untuk usaha produktif. Sehingga, untuk meningkatkan taraf ekonomi dan mencegah semakin banyaknya masyarakat yang menggunakan pinjol, kami mengadakan kegiatan sosialisasi dan pelibatan masyarakat dalam upaya peningkatan ekonomi berkelanjutan dengan bazar yang memperkenalkan produk-produk yang dijual oleh masyarakat setempat. Evaluasi kegiatan ini dilakukan dengan metode wawancara. Hasil kegiatan ini mendapatkan respons positif dari masyarakat dan diharapkan akan terus berjalan pada tahun-tahun berikutnya.
Kata kunci: Pinjol, pengelolaan keuangan, ekonomi berkelanjutan, usaha produktif, bazar, produk lokal
Abstract
Many people are trapped in credit without collateral, especially fintech lending. This is exacerbated by the lack of analysis of the borrower's repayment capacity, so that many creditors, especially those from the lower economic class, are unable to repay the loan. Apart from that, when they get a loan, people's ability to manage the money obtained is only for consumption needs, not used for productive sector. So, to improve the economic level and prevent more and more people from using fintech lending, we are holding socialization and community involvement activities in an effort to improve the sustainable economy with a bazaar that introduces products sold by the local community. Evaluation of this activity using interview. The results of this activity received a positive response from the community and it is hoped that it will continue in the following years.
Keywords: Fintech lending, money management, sustainable economy, productive sector, bazaar, local product



