Optimalisasi Branding Desa Selotapak Melalui Digital Marketing untuk Meningkatkan Daya Saing Pariwisata Lokal
Abstract
Desa SelotapakPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan branding Desa Selotapak melalui digital marketing guna meningkatkan daya saing pariwisata lokal. Permasalahan utama yang dihadapi adalah minimnya strategi branding digital, keterbatasan sumber daya manusia, lemahnya koordinasi pengelolaan, serta rendahnya visibility dan daya saing di platform digital. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia (SDM) dan mendorong inovasi masyarakat. Program ini dirancang melalui serangkaian metode yang meliputi pelatihan intensif, pendampingan berkelanjutan, dan sosialisasi kepada masyarakat. Melalui pendekatan ini, masyarakat didorong untuk lebih aktif terlibat dalam pengoptimalan pada pariwisata lokal dengan mengembangkan keterampilan baru dan menerapkan ide-ide kreatif. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan masyarakat setempat. SDM yang sebelumnya memliki keterbtasan dalam penggunaan marketing secara digital kini dapat memahami prinsip-prinsip dasar manajemen, khususnya pada marketing. Selain itu, muncul berbagai ide inovasi untuk mengoptimalisasi branding desa, seperti adanya diversifikasi produk, strategi pemasaran kreatif, hingga penguatan kemitraan dengan pihak eksternal. Dengan adanya peningkatan ini, Desa Selotapak diharapkan mampu berkembang menjadi destinasi lokal yang kompetitif dan berkelanjutan.
Kata kunci— branding desa; pemasaran digital; pariwisata lokal
Abstract
This community service aims to optimize Selotapak Village branding through digital marketing to increase the competitiveness of local tourism. The main problems faced are the lack of digital branding strategies, limited human resources, weak management coordination, and low visibility and competitiveness on digital platforms. In overcoming these problems, community service activities are carried out which aim to increase the capabilities of human resources (HR) and encourage community innovation. This program is designed through a series of methods that include intensive training, continuous mentoring, and socialization to the community. Through this approach, the community is encouraged to be more actively involved in optimizing local tourism by developing new skills and implementing creative ideas. The results of this community service activity show that there is a significant increase in the knowledge and skills of the local community. Human resources who previously had limitations in the use of digital marketing can now understand the basic principles of management, especially in marketing. In addition, various innovative ideas emerged to optimize village branding, such as product diversification, creative marketing strategies, and strengthening partnerships with external parties. With this improvement, Selotapak Village is expected to develop into a competitive and sustainable local destination.
Keywords— village branding; digital marketing; local tourism



