Mentoring Penulisan Karya Ilmiah

Authors

  • Yazid Basthomi Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um048v21i12015p115-125

Keywords:

mentoring, karya ilmiah, pembimbing, penjaga wacana akademik

Abstract

Mentoring Academic Writing. This article reports on a self-reflective narrative study within the context of Indonesian academia. This reflective undertaking encompasses two domains shap­ing my narratives: 1) conceptual understanding on academic discourse gatekeeping, and 2) identification of some issues around the practice of academic writing, which directly or indirectly connects to thesis ad­visement and examination. These two areas in turn warrant the presentation of comparative points for the purpose of self-critique in view of shared reflections on academic practices for further productive dia­logues. Despite the fact that some points sound somewhat prescriptive, the main view in this piece of writing is that there is no one-fits-all regulation in writing. Therefore, the historicity of this writing needs attending to in reading the reflective points presented in this writing in order to allow for empowering mentoring practices in view of publication.

Mentoring Penulisan Karya Ilmiah. Tulisan ini merupakan kegiatan reflektif yang sering dikenal sebagai self-reflective narrative study dalam konteks budaya akademik di Indonesia. Kegiatan reflektif ini dilakukan pada dua wilayah yang membentuk naratif saya sebagai penulis: 1) bangunan pemahaman konseptual tentang penjagaan wacana akademik, dan 2) identifikasi beberapa isu praktek akademik seputar penulisan karya ilmiah yang secara langsung maupun tidak langsung berhubungan dengan kegiatan pembimbingan dan ujian skripsi/tesis berdasar observasi personal. Kedua wilayah ini kemudian menghadirkan perlunya presentasi poin komparatif rangka otokritik untuk refleksi bersama atas praktek-praktek akademik yang ada guna membuka dialog lebih jauh. Meskipun beberapa poin mungkin terasa agak preskriptif, namun pandangan utama dalam tulisan ini adalah bahwa tidak ada aturan penulisan yang berlaku umum. Oleh karena itu, historisitas tulisan ini tetap perlu digunakan se­bagai patokan dalam membaca poin-poin reflektif yang tertuang dalam tulisan ini dalam rangka untuk menuju proses-proses mentoring yang lebih memberdayakan, yang mengarah pada publikasi

Downloads

Published

2015-06-30

Issue

Section

Articles