Pengaruh Stimulasi Motorik Halus terhadap Daya Konsentrasi Belajar Anak Usia Pra­sekolah

Authors

  • Erlina Suci Astuti Poltekkes Kemenkes Malang, Jl. Besar Ijen 77C Malang
  • Wahyuningsri Wahyuningsri Poltekkes Kemenkes Malang, Jl. Besar Ijen 77C Malang
  • Widya Warastuti Poltekkes Kemenkes Malang, Jl. Besar Ijen 77C Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um048v20i22014p233-237

Keywords:

stimulation, fine motoric skills, learning concentration, pre-school children

Abstract

 This pre-experimental study aims to observe the effect of fine motoric stimulation on pre-school children’s learning concentration. Fourteen kindergarten students were purposively sampled to be involved in a four-week treatment. The ability to concentrate was measured using Frostig Test. The analysis of the data from the pre- and post-treatment indicates that fine motoric stimulation can increase the learning concentration of pre-school children.

Perkembangan anak usia prasekolah merupakan golden age, sehingga kesempatan ini harus dioptimalkan dengan memberikan stimulasi yang tepat. Perkembangan yang menonjol pada anak usia prasekolah adalah keaktifan motorik kasar. Motorik kasar yang aktif pada anak usia ini sering meng­ganggu proses adaptasi yang lain termasuk konsentrasi anak dalam belajar di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh stimulasi motorik halus terhadap peningkatan daya konsentrasi be­lajar anak usia prasekolah. Desain penelitian ini adalah praeksperimen (static group with pre posttest design). Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Responden yang dapat mengikuti penelitian ini 14 anak siswa TK Kartika IX/44 Karangploso Malang. Kemampuan konsentrasi diukur sebelum dan setelah perlakuan dengan menggunakan frostig test. Perlakuan dilaksanakan selama empat minggu. Hasil analisis data setelah perlakuan menunjukkan bahwa stimulasi motorik halus dapat mening­katkan daya konsentrasi anak usia prasekolah.

Downloads

Published

2014-12-30

Issue

Section

Articles