Pengubahan Konsep Diri sebagai Kunci Keberhasilan Pendidikan bagi Anak Jalanan

Authors

  • Sri Wahyuni Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang 5 Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um048v20i12014p27-36

Keywords:

self-concept, education, street children

Abstract

This qualitative research aims at formulating a data-based theory concerning the success in educating street children. The study involved 13 street children and employed in-depth interviews, participatory observation, and documentation study in collecting the data. Constant comparative analysis of the data reveals that the success or failure in educating street children is dependent upon the development of self-concept. This should be taken into consideration in constructing a more effective and creative education model to avoid “malpractice” in handling street children.

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan sebuah teori berdasarkan data yang dapat menjelaskan keberha­silan dan kegagalan pendidikan bagi anak jalanan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian teori grounded, berlokasi di Rumah Singgah Insan Mandiri di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang dengan 13 anak jalanan sebagai partisipan. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan metode analisis komparasi konstan. Penelitian ini menemukan sebuah teori keberhasilan dan kegagalan pendidikan bagi anak jalanan yang menjelaskan bahwa keberhasilan pendidikan bagi anak jalanan sangat dipengaruhi oleh konsep diri anak jalanan. Teori ini bermanfaat sebagai dasar bagi upaya penyusunan model pendidikan bagi anak jalanan yang efisien dan efektif, sehingga tidak akan terjadi malapraktik.

Downloads

Published

2014-06-30

Issue

Section

Articles