Profil Wajib Belajar 9 Tahun dan Alternatif Penuntasannya

Authors

  • Nurul Ulfatin Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang 5 Malang
  • Amat Mukhadis Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang 5 Malang
  • Ali Imron Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang 5 Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um048v17i12010p36-45

Keywords:

wajib belajar, drop out, lulusan sekolah

Abstract

Profil Wajib Belajar 9 Tahun dan Alternatif Penuntasannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) profil wajib belajar 9 tahun di kabupaten kediri, (2) profil wajib belajar di kecamatan yang memiliki APK terendah dan tertinggi, (3) peta masalah wajib belajar, (4) potensi sumber daya pe­nunjang penuntasan wajib belajar, (5) kebutuhan dan alternatif untuk mengatasi masalah yang timbul dalam pelaksanaan wajib belajar 9 tahun. Data dikumpulkan dengan analisis dokumen, pengamatan, wawancara, dan FGD dari 90 orang informan, dan dianalisis dengan teknik deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian adalah: (1) profil wajib belajar 9 tahun dapat terlihat dari sisi kependudukan, pembangunan pendidikan, data pokok, pemerataan, mutu, efisiensi, dan sebaran APK tiap kecamatan; (2) profil keti­daktuntasan wajib belajar terlihat dari rendahnya APK, jumlah sekolah, siswa, lulusan dan drop out; (3) peta masalah ketidaktuntasan bersumber dari rendahnya ekonomi orang tua, geografis-demografis, dan sosial-budaya orang tua, (4) potensi sumber daya yang perlu diperhatikan dalam penuntasan wajib belajar adalah sumber daya alam dan sosial; (5) kebutuhan yang harus dipenuhi dalam penuntasan wajib bela­jar 9 tahun adalah alternatif model pendidikan yang dikembangkan berdasarkan analisis masalah dan potensi yang ada.

Downloads

Published

2010-02-28

Issue

Section

Articles