Difusi Inovasi Pembelajaran Kontekstual dalam Pendidikan Kewarganegaraan

Authors

  • Kokom Komalasari Universitas Pendidikan Indonesia,Jl. Dr. Setiabudi No.229 Bandung 40154

DOI:

https://doi.org/10.17977/um048v17i32010p218-224

Keywords:

pembelajaran kontekstual, pendidikan kewarganegaraan

Abstract

Difusi Inovasi Pembelajaran Kontekstual dalam Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan, kendala, resistensi, serta faktor yang harus diperhatikan dalam difusi inovasi pembelajaran kontekstual. Proses penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan pola "the dominant-less dominat design" dari Creswell. Pendekatan kuantitatif menggunakan survei dan pendekatan kualitatif menggunakan wawancara. Populasi penelitian adalah siswa SMP se-Jawa Barat dengan sampel 1.004 siswa dan 16 guru Pendidikan Kewarganegaraan yang telah mengikuti pelatihan ter­integrasi berbasis kompetensi. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan pembelajaran kontekstual di Jawa Barat termasuk kategori sedang/cukup. Kerjasama paling tinggi penerapannya, pengalaman langsung dan asesmen otentik paling rendah penerapannya. Terdapat kendala dan resistensi dalam pelaksanaan pembela­jaran kontekstual yang terkait kemampuan guru, iklim sekolah, serta perubahan budaya. Oleh karena itu harus diperhatikan faktor guru, siswa, fasilitas, biaya, kurikulum, iklim sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Downloads

Published

2010-10-30

Issue

Section

Articles