Difusi Inovasi Pembelajaran Kontekstual dalam Pendidikan Kewarganegaraan
DOI:
https://doi.org/10.17977/um048v17i32010p218-224Keywords:
pembelajaran kontekstual, pendidikan kewarganegaraanAbstract
Difusi Inovasi Pembelajaran Kontekstual dalam Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan, kendala, resistensi, serta faktor yang harus diperhatikan dalam difusi inovasi pembelajaran kontekstual. Proses penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan pola "the dominant-less dominat design" dari Creswell. Pendekatan kuantitatif menggunakan survei dan pendekatan kualitatif menggunakan wawancara. Populasi penelitian adalah siswa SMP se-Jawa Barat dengan sampel 1.004 siswa dan 16 guru Pendidikan Kewarganegaraan yang telah mengikuti pelatihan terintegrasi berbasis kompetensi. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan pembelajaran kontekstual di Jawa Barat termasuk kategori sedang/cukup. Kerjasama paling tinggi penerapannya, pengalaman langsung dan asesmen otentik paling rendah penerapannya. Terdapat kendala dan resistensi dalam pelaksanaan pembelajaran kontekstual yang terkait kemampuan guru, iklim sekolah, serta perubahan budaya. Oleh karena itu harus diperhatikan faktor guru, siswa, fasilitas, biaya, kurikulum, iklim sekolah, orang tua, dan masyarakat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










3.png)
1.png)




